Tampilkan postingan dengan label pupuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pupuk. Tampilkan semua postingan

CARA PEMBUATAN PUPUK UREA



Pupuk Urea dan Proses Pembuatannya– Sobat pasti tidak asing lagi dengan namanya pupuk Urea. Buat yang belum tahu rumus kimianya bisa baca di artikel rumus kimia urea. Pupuk ini juga dikenal dsebagagai carbamide, merupakan pupuk yang mengandung nitrogen. Kandungan nitrogen di dalamnya mencapai 46%. Tubuh manusia sendiri juga memproduksi urea. Ia secara alami dihasilkan dari proses metabolisme protein pada manusia. Penggunaan pupuk urea terutama untuk bidang pertanian. Fisik pupuk ini berupa butiran kecil berwarna putih dan ada juga yang berwarna merah muda

Sejarah Produksi Pupuk Urea

Hillaire Rouelle, itulah nama orang yang pertama kali menemukan Pupuk urea. Ahli kimia asal perancis ini menemukannya pada tahun 1773. Akan tetapi sintesis urea secara masal baru dilakukan 55 tahun setelahnya. saat ini pupuk urea banyak diproduksi industri dengan dehidrasi amonium karbamat pada tekanan tinggi. Bagaimana cara membuat pupuk ure ini?

Proses Pembuatan Pupuk Urea

Pupuk urea dapat dibuat dengan reakasi antara karbon dioksida (CO2) dengan ammonia. Semua bahan tersebut bersumber dari bahan gas bumi, udara, dan air.

Tingkat Pertama :

Gas bumi dan uap air direaksikan dengan katalis melalui piap-pipa vertikal dalam dapur reforming pertama dan secara umum reaksi yang terjadi sebagai berikut:

CH4 + H2O —> CO + 3H2 – panas

Tingkat Kedua :

Udara dialirkan dan bercampur dengan arus gas dari reformer pertama di dalam reformer kedua, hal ini dimaksudkan untuk menyempurnakan reaksi reforming dan untuk memperoleh campuran gas yang mengandung nitrogen (N)

2CO + 4H2O —> 12 N2

campuran gas sesudah reforming direaksikan dengan H2O di dalam converter CO untuk mengubah CO menjadi CO2

CO + H2O —> CO2 + H2

CO2 yang terjadi dalam campuran gas diserap dengan K2 CO3

K2 CO3 + CO2 + H2O —> KHCO3

larutan KHCO3 dipanaskan guna mendapatkan CO2 sebagai bahan baku pembuatan urea.

Setelah CO2 dipisahkan, maka sisa-sisa CO, CO2 dalam campuran gas harus dihilangkan yaitu dengan cara mengubah zat-zat itu menjadi CH4 kembali

CO + 3H2 —> CH4 + H2O

CO2 + 4H2 —> CH4 + 2H2O

Lalu kita mensitesa nitrogen dengan hidrogen dalam suatu campuran ganda pada tekanan 150 atmosfir dan kemudian dialirkan ke dalam converter amoniak.

N2 + 3H2 —> 2NH3

Setelah didapatkan CO2 (gas) dan NH3 (cair), kedua senyawa ini direaksikan dalam reaktor urea dengan tekanan 200-250 atmosfer.

2NH3 + CO2 —> NH2COONH4 + Q

amoniak + karbon dioksida + ammonium karbamat

NH2COONH4 —> NH2 CONH2 + H2O – Q

Reaksi ini berlangsung tanpa katalisator dalam waktu ±25 menit. Proses selanjutnya adalah memisahkan urea dari produk lain dengan memanaskan hasil reaksi (urea, biuret, ammonium karbamat, air dan amoniak kelebihan) dengan penurunan tekanan, dan temperatur 120-165 derajat Celsius, sehingga ammonium karbamat akan terurai menjadi NH3 dan CO2, dan kita akan mendapatkan urea berkonsentrasi 70-75%.
sumber : pupuk pusri

Kelebihan Pupuk Urea

  • Pupuk urea mempunyai kandungan nitrogen sebanyak 46% dan itu paling tinggi jika dibandingkan dengan pupuk yang lain seperti NPK atau ZA. Nitrogen sangat penting bagi tumbuhan untuk pembentukan zat hijau daun.
  • Biaya produksi pupuk urea sangat rendah karena karbondioksida yang dibutuhkan untuk pembuatannya diperoleh dari bahan murah yaitu nafta mentah. Ini berimbas pada harga jual pupuk yang relatif rendah juga. Untuk Indonesia harga pupuk urea sekitar 4000-5000 rupiah per kilogram.
  • Pupuk urea bukan merupakan bahan yang mudah terbakar sehingga aman saat penyimpanan.
  • Pupuk urea aman untuk semua jenis tanaman. Setelah kandungan pupuk diasimilasi oleh tanaman yang tersisa hanyalah karbon dioksida yang tidak membahayakan bagi tanah.

Kekurangan Pupuk Urea
  • Salah satu karakteristik pupuk urea adalah sangat mudah larut dalam air. Urea yang terlarut dalam air membentuk lapisan tipis yang dapat mengurangi daya serap akar.
  • Senyawa urea merupakan senyawa yang tidak stabil. Dalam suhu kamar ia bisa terurai menjadi amonia dan karbondioksida. Amonia adalah senyawa dengan bau yant tidak sedap dan merugikan.
  • Jika pupuk urea mengandung kotoran (kontaminan) melebihi 2 persen tidak akan bisa lagi digunakan sebagai pupuk dan bahkan pada tanaman tertentu malah bisa bersifat racun.
  • Jika tanaman tidak diberi pupuk urea maka pasokan nitrogen kepada tanaman tersebut akan kurang. Kekurangan unsur hara ini akan terhihat pada daunnya yang berwarna aga kekuningan. Jaringan pada daun akan mati sehingga tidak bisa melakukan proses fotosintesis. Kekurangan unsur nitrogen bisa jadi penyebab lambannya pertumbuhan tanaman seperti buah yang tidak sempurna, ukurannya kecil, dan cepat busuk.

Cara Penggunaan Pupuk Urea
Care pemupukan dengan urea dapat dilakukan dengan beragam cara. Salah satu yang paling mudah dan efektif adalah dengan fertigasi. Pupuk urea dilarutkan dalam air dan disiramkan pada tanamanan secara langsung maupun melalui saluran irigasi. Kelebihan cara pemupukan ini ialah akurasi dan penyerapan kandungan pupuk urea dapat lebih optimal dibandingka dengan cara yang lain.

CARA MEMANFAATKAN KULIT DURIAN SEBAGAI PUPUK TANAMAN


Meskipun kulit durian sering dianggap sebagai limbah karena dibuang begitu saja, tapi siapa sangka kalau kulit buah berduri ini punya manfaat menakjubkan untuk tanaman. Kulit buah durian rupanya dapat menyehatkan tanah dan menyuburkan tanaman. Ini tidak lain karena kulit durian mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tanaman untuk menunjang pertumbuhan dan produktivitasnya.

Kulit durian bermanfaat untuk tanaman kalau wujudnya begini. Namun, kulit durian tidak serta merta menyediakan zat makanan untuk menyuburkan tanaman. Kulit yang berduri ini akan berguna untuk tanaman jika sudah diubah

bentuknya, dari wujudnya berduri dan organis, menjadi butiran-butiran halus yang dikenal dengan pupuk kompos. Bisakah kulit durian diolah menjadi menjadi pupuk kompos? Orang-orang tempo dulu, sebelum majunya dunia pertanian, ‘menyerahkan’ kulit durian kepada alam untuk menjadi tanah yang bernutrisi. Lalu, setelah berbulan-bulan diproses oleh mikroorganisme, baru diambil untuk memupuk tanaman

Kulit durian bahan baku pupuk kompos 
Kita cukup paham bahwa pupuk kompos berasal dari proses penguraian bahan organik berupa sisa-sisa tanaman atau hewan. Misalnya, sampah daun-daunan diolah menjadi pupuk kompos. Atau, sisa seperti kotoran kambing diubah menjadi kompos, dan lainnya. Itu artinya apa? Kulit durian juga sebagai bahan organik, atau salah satu sisa tanaman, yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk tanaman, yaitu pupuk kompos. Akan tetapi, agar proses fermentasi kulit durian berlangsung sedikit lebih cepat, perlu ada perlakuan khusus seperti menggunakan bioaktivator dan campuran bahan lainnya. 

Kulit durian relatif lama terdekomposisi, mengapa? 
Tapi, mengapa banyak orang lebih cenderung tidak memilih kulit durian untuk membuat pupuk organik? Jawabnya macam-macam, ada yang bilang ribet banyak durinya, busuknya lama, ‘gak tau punya manfaat untuk tanaman, dan lain sebagainya. Memang betul proses pembusukan kulit buah durian cukup lama. Sebab, kandungan senyawa karbon dalam kulit durian cukup tinggi. Seperti sudah diamati oleh para pakar dengan kacamata sains, dalam kulit durian terdapat kandungan selulosa lebih dari 50%. Selain itu, ada juga lignin dan pati dalam kulit durian, namun kadarnya rendah berada pada kisaran 5%. Mencermati kandungan zat-zat tersebut di atas, maka kalau dalam istilah pengomposan, kulit durian memiliki kandungan C/N yang relatif tinggi. Tingginya kandungan C/N, maka bisa dibilang wajar-wajar saja kalau proses perombakan/dekomposisi bahan organik kulit durian oleh mikroba, butuh waktu yang relatif lama.

Kompos kulit durian banyak unsur hara esensial untuk tanaman Ketika kulit durian sudah diolah menjadi pupuk kompos, tentu saja unsur-unsur hara sudah tersedia dan siap untuk dikonsumsi oleh tanaman. Dan nilai C/N-nya juga sudah rendah atau berada di bawah nilai 20. Nilai C/N tersebut menunjukkan standar pupuk organik atau sebuah ukuran pupuk organik yang sudah memenuhi syarat sehingga dapat diaplikasikan untuk pupuk tanaman. Dalam pupuk kompos kulit durian bukan saja ada nitrogen (N), namun mengandung sejumlah unsur-unsur hara esensial lainnya yang tentu saja bermanfaat untuk tanaman. Bahkan, kandungan C-organik dalam kompos tersebut, dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme dan kesuburan tanah Nah, kalau Anda suka makan durian, kumpulin mulai sekarang kulitnya untuk bahan pembuatan pupuk kompos. Kalau masih kurang, Anda dapat kumpulkan kulit durian dari pedagang durian. Biasanya, kalau musim durian tiba, jumlahnya amat banyak.

Cara mengolah kulit durian menjadi pupuk kompos agar bermanfaat untuk tanaman 

1. Anda siapkankan dulu bahan-bahan untuk membuat kompos

Beberapa bahan yang perlu Anda siapkan sebelum memulai meracik kompos kulit durian seperti berikut ini. Kumpulkan kulit durian sebanyak-banyaknya (sesuai kebutuhan untuk pupuk tanaman sendiri atau untuk komersial). Kulit durian dihancurkan terlebih dulu dengan mesin pencacah kompos agar ukuran bahan menjadi lebih kecil. Kalau tidak punya mesin, gunakan alat pemotong lain yang mudah Anda gunakan. Untuk bahan pendukung, Anda siapkan juga pupuk kandang yang sudah matang kira-kira 10% dari jumlah total bahan yang akan dikomposkan. Sebagai aktivator perombak kulit durian, Anda siapkan EM4. Sebagai acuan, 1 liter EM4 untuk 1 ton pembuatan pupuk kompos. Selain EM4, gula merah sebanyak ½ kg perlu juga Anda siapkan. Setelah itu, Anda larutkan gula merah dengan air panas, kemudian biarkan sampai suhunya turun. Setelah dingin, campurkan EM4 dengan larutan gula merah dan tambahkan air secukupnya untuk menyiram bahan kompos nantinya.

2. Siapkan juga alat-alat untuk pengomposan kulit durian 

Berikut ini beberapa peralatan untuk mendukung proses produksi kompos kulit durian. Anda buat kotak kayu dengan ukuran disesuaikan dengan jumlah bahan. Atau, Anda bisa buat galian lubang pada tanah. Namun, pastikan tempat tersebut harus terlindungi dari hujan dan sinar matahari langsung. Terpal plastik untuk menutup bahan-bahan yang sudah diracik untuk proses pengomposan. Pengaduk, bisa berupa cangkul/skrup/alat pengaduk lainnya. Gembor untuk menyiram tumpukan bahan kompos. Atau, alat siram lain seperti gayung atau sprayer kalau tidak ada gembor.

Langkah-langkah membuat kompos kulit durian

  1. Gelarkan terpal plastik
  2. Tumpukkan kulit durian yang sudah dicacah di atas terpal plastik
  3. Tambahkan pupuk kandang ke tumpukan bahan kulit durian
  4. Campurkan pupuk kandang dan kulit durian secara merata
  5. Siramkan bahan tersebut dengan larutan EM4 yang telah dilarutkan dengan gula sebelumnya. Siram secukupnya saja, jangan sampai becek. Tandanya, Anda genggam bahan, jika digenggam tidak menetes air, dan jika dilepaskan tidak mengumpal.
  6. Masukkan ke dalam wadah kotak kayu atau lubang tanah. Lalu, tutup dengan terpal plastik di atasnya.
  7. Kontrol temperatur jangan sampai terlalu panas. Untuk itu, Anda mesti membuka penutup dan membalik-balikkan bahan kompos setiap 3-5 hari sekali. Jika sangat kering, Anda perlu menyiram kembali dengan larutan EM4. Siram secukupnya saja.
  8. Anda sudah dapat mengambil pupuk kompos ketika sudah terdekomposisi secara sempurna, kira-kira dalam waktu 1,5 – 2 bulan.
Angin-anginkan pupuk kompos durian agar suhu menurun. Setelah itu, Anda sudah dapat menggunakan pupuk kompos tersebut untuk memupuk tanaman. Jika butiran kompos masih kasar, Anda dapat menghaluskan kembali dengan menggunakan mesin penggiling/penghalus kompos. Ayak dengan alat pengayak atau mesin pengayak kompos agar diperoleh butiran kompos yang seragam. Usai sudah uraian manfaat kulit durian untuk tanaman. Kulit durian ternyata bisa diolah menjadi kompos sehingga dapat dimanfaatkan untuk memupuk tanaman. Jadi, kalau sudah diolah, kulit durian bukan lagi limbah , tetapi menjadi ‘mutiara’ yang cukup tinggi nilai tambah
sc : https://pupuklahan.blogspot.com/

Cara Membuat Pupuk NPK 16-16-16 Rumahan dengan Mudah!



Pupuk NPK 16-16-16 itu sendiri merupakan pupuk yang telah memiliki jejak karier yang lumayan terkenal dan terjamin diantara berbagai macam-macam pupuk dan manfaatnya untuk tanaman. Keunikan pupuk tersebut terletak pada kandungannya yang terdiri dari unsur Nitrogen, Fosfat dan Kalium yang sangat tinggi dengan perbandingan persentase 16% : 16% : 16%. Kadar tersebut didampingi juga dengan kadar Kalsium dan Magnesium yang meskipun tidak begitu diketahui ada dalam pupuk jenis ini, namun juga berpengaruh terhadap keampuhan kegunaan pupuk tersebut dalam cara pengolahan tanah untuk menanam cabai, pemenuhan syarat tanah untuk menanam tanaman obat dan keberhasilan kegiatan bercocok tanam lainnya.

Baca juga: https://infotani31.blogspot.com/2019/09/peransang-bunga-dan-buah-dari-yakult.html?m=1

Namun sebenarnya apa yang membuat pupuk NPK 16-16-16 ini begitu menggiurkan bagi mereka yang berkecimpung di dunia bercocok tanam? Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan bagi tanaman kesayangan anda apabila pupuk NPK digunakan secara tepat padanya.

  • * Kandungan lima unsur hara yang tidak dapat dipungkiri kesaktiannya dalam menyuburkan tanaman kesayangan anda pada pupuk NPK 16-16-16 akan membuat anda yang bahkan telah ketagihan menerapkan kembali ke penggunaan pupuk NPK 16-16-16 tersebut;

  • *Tidak hanya menyuburkan tanaman yang menyerap unsur haranya, pupuk ini pun berpengaruh baik pada komposisi unsur hara makro dan mikro yang ada pada tanah tempat pupuk NPK 16-16-16 digunakan sehingga komposisi menjadi stabil dan seimbang;

  • *Kekebalan tubuh tanaman pun meningkat dengan adanya unsur hara Kalium berkadar cukup tinggi yang ikut diserah oleh tanaman tersebut dari pupuk NPK 16-16-16;
Bahan – Bahan Baku Pembuatan Pupuk NPK 16-16-16!
Hal pertama harus Anda lakukan adalah mengumpulkan pupuk tunggal yang akan menjadi bahan baku dalam cara membuat pupuk NPK ini meliputi pupuk tunggal yang mengandung urea, pupuk tunggal lain yang mengandung SP36 serta pupuk tunggal lainnya lagi yang terpisah pula dengan dua jenis pupuk sebelumnya yang mengandung Kalium Chlorida. Siapkan dalam jumlah atau takaran yang kurang lebih 50 kilogram untuk setiap pupuk NPK 100 kg yang ingin dihasilkan.
Unsur Nitrogen akan didapat dari pupuk urea sementara Fosfat akan diberikan atau disediakan oleh pupuk SP36 dan Kalium sebagai unsur yang terakhir akan muncul dari pupuk yang mengandung KCL. Namun persentasi kandungan tersebut tidak akan dengan mudah dapat mencapai rasio 16-16-16 apabila diaduk sama rata karena kandungan masing-masing unsur hara tersebut pun terbatas dan tidak 100 persen. Disini keahlian berhitung akan sangat berguna untuk memastikan kandungan yang akurat.
Nitrogen dalam urea didapat untuk sekitar 54%, Fosfat sebesar 36% dari SP36 sementara Kalium sebesar 45% dari KCL. Apabila anda ingin membuat pupuk NPK dengan rasio 16-16-16 sebanyak misal 100 kilogram maka yang perlu Anda lakukan adalah menerapkan rumus ini untuk setiap jenis jumlah pupuk tunggal yang akan ditentukan takarannya = 100 / persentase kandungan unsur hara dalam pupuk tunggal x 16, dengan satuan kilogram pada hasil perhitungan tersebut.

KANDUNGAN PUPUK UREA DAN MANFAATNYA BAGI PERTUMBUHAN TANAMAN


Pupuk Urea merupakan pupuk kimia yang mengandung unsur Nitrogen (N) dengan kadar yang tinggi. Sedangkan unsur Nitrogen ini sendiri merupakan zat hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk urea ini biasa digunakan oleh para petani baik pertanian maupun perkebunan. Untuk mengenali pupuk urea ini anda bisa melihat bentuknya yang berbentuk butir-butir kristal berwarna putih. Tahukan anda bahwa pupuk urea ini memiliki rumus kimia NH2 CONH2 termasuk pupuk yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air ( higrokopis ). Jadi untuk mempertahankan kualitas dari pupuk urea ini sebaiknya anda simpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Selain itu pupuk urea mengandung unsur hara N dengan jumlah 46 %, maksudnya adalah setiap 100 kg pupuk urea mengandung 46 kg Nitrogen, Moisture 0,5 %, Kadar Biuret hanya 1 %, ukuran 1-3,35 MM 90% Min, serta berbentuk Prill.

Sifat dan ciri-ciri Pupuk Urea
  • Mengandung Unsur Nitrogen (N) 
  • berkadar tinggi. Memiliki bentuk yang berbutir-butir seperti kristal dan berwarna putih.
  • Mempunyai rumus kimia yaitu NH2 CONH2. Sangat mudah larut dalam air dan sifatnya mudah menghisap air (higroskopis). Mengandung unsur hara N sebanyak 46%. Memiliki standar SNI-02-2801-1998. 
Selain ciri-ciri diatas, pupuk urea ini juga memiliki unsur hara yang sangat tinggi,unsur hara tersebut adalah Nitrogen (N). Unsur hara Nitrogen (N) dalam pupuk urea tersebut sangat besar kegunaannya bagi tanaman, yakni berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Adapun manfaat dari pupuk urea ini diantaranya :
  1. Berfungsi untuk membuat daun tanaman lebih hijau dan segar, serta banyak mengandung butir hijau daun atau biasa disebut (chlorophyl). Chloropyl tersebut mempunyai peranan cukup penting dalam proses fotosintesa tanaman.
  2. Berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, sehingga tanaman akan cepat tinggi, jumlah anakan banyak, dan miliki cabang-cabang yang banyak.
  3. Dapat menambah jumlah kandungan protein dalam tanaman.
  4. Dapat digunakan untuk semua jenis tanaman, baik itu tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan, atau untuk usaha peternakan dan juga usaha perikanan.
  5. Jika pemupukan dilakukan dengan tepat dan benar (berimbang), juga dilakukan secara teratur, maka tanaman akan tumbuh segar, sehat dan menghasilkan panen berlipat ganda, dan tidak sampai merusak struktur tanah. Tapi jika pemupukan tidak sesuai anjuran, maka dapat merusak struktur tanah.

MANFAAT PUPUK NPK BAGI PERTUMBUHAN TANAMAN


Para petani semua tentu sudah pada tahu apa itu manfaat pupuk bagi tanaman, salah satu manfaat pupuk bagi tanaman adalah untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. Tapi harus diperhatikan juga jenis pupuknya. Karena beda pupuk tentu beda manfaatnya, karena setiap pupuk akan mengandung unsur-unsur atau zat yang berbeda-beda serta fungsinya juga berbeda bagi setiap tanaman. Ada pupuk yang khusus untuk pertumbuhan akar, ada juga pupuk yang khusus untuk pertumbuhan batang dan daun, juga ada pupuk yang hanya berfungsi untuk buah. Jadi kita harus tahu membedakan mana pupuk yang sesuai dengan tanaman yang kita budidayakan. 

Berbicara masalah pupuk, anda tentu mengenal jenis pupuk yang satu ini bukan? Yaitu pupuk NPK, yang juga termasuk kategori pupuk anorganik. Oh ya untuk perlu anda tahu juga bahwa jenis pupuk ini ada yang namanya pupuk organik dan juga pupuk anorganik. Pupuk organik ini biasanya berasal dari kotoran ternak atau bisa juga disebut pupuk kompos, sedangkan pupuk anorganik ini seperti pupuk Urea, NPK, KCL, ZA, dan lainlain.

Sebagaimana disinggung diawal paragraf tadi bahwa kali ini akan dibahas tentang manfaat pupuk NPK Mutiara untuk tanaman. Pupuk NPK Mutiara ini memiliki ciri-ciri bentuk berbutir-butir seperti mutiara, berwarna biru pudar. Untuk jenisnya juga berbedabeda tergantung merk dari perusahaan yang memproduksinya. Pupuk NPK Mutiara ini mengandung sekitar 16 % N (Nitrogen), 16 % P2O5 (Phospate), 16 % K2O (Kalium), 0,5 % MgO (Magnesium), dan juga 6 % CaO (Kalsium). Dengan banyaknya kandungan dalam pupuk NPK Mutiara tersebut maka biasa juga dikenal dengan istilah Pupuk NPK 16-16-16. 

Untuk Keunggulan Pupuk NPK Mutiara ini sangatlah banyak,diantaranya adalah sebagai berikut : 
  • Untuk menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro pada tanah. 
  • Mengandung banyak unsur hara NPK serta unsur hara mikro seperti CaO dan MgO yang jelas sangat dibutuhkan tanaman.
  • Sangat mudah dalam penggunaannya karena pupuk ini mudah larut.
Manfaat pupuk NPK Mutiara yang pertama adalah dapat mempercepat, memperbanyak, memperkuat, serta memperpanjang akar tanaman. Sehingga dengan demikian akar akan mudah menyerap hara pada tanah. Mencegah tanaman agar tidak kerdil. Mempercepat pertumbuhan tunas pada tanaman. Memperkecil kemungkinan tanaman mengalami kerontokan bunga dan juga buah, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian. Dapat meningkatkan fotosintesis tanaman sehingga pembentukan zat gula, tepung dan protein lebih meningkat. Meningkatkan produksi buah.

Kandungan Pupuk Organik NASA Beserta Manfaat dan Kelebihannya


Kandungan unsur POC NASA dan SUPERNASA

terdapat tidak kurang lebih 90 unsur mengingat bahan bakunya yang mengandung tidak cukup lebih 90 unsur. Tetapi yang dicantumkan hanya 13 model unsur hara makro dan mikro ( merupakan unsur yang wajib/mutlak dibutuhkan oleh semua tanaman yakni unsur : N, P, K, Mg, Ca, S, CL, Fe, Mn, Cu, Zn, B dan MO ), disempurnakan termasuk asam humat dan fulvat ( perbaikan tanah ), Zat Pengatur Tumbuh ( ZPT ) Indole Acetic Acid ( IAA )/auksin, giberelin, sitokinin dan juga asam asam amino ( protein ) dan lemak nabati.

13 model unsur hara merupakan 4 sehat 5 sempurnanya tanaman. Untuk tumbuh dan berproduksi bersama dengan sempurna, tanaman mutlak / kudu memperoleh 13 unsur hara. Kekurangan satu model saja sudah akan membawa dampak masalah pertumbuhan dan produksi.


Fungsi penting lain

ZPT atau hormon terhadap tanaman. ZPT adalah adalah untuk sistem pembentukan perakaran, mempercepat pertumbuhan tanaman, merangsang tanaman berbunga dan berbuah, dan juga menahan dan mengurangi kerontokan bunga dan buah.


Peran humat dan fulvat

untuk melarutkan sisa-sisa pupuk kimia didalam tanah sehingga tanah akan menjadi gembur ulang ( melakukan perbaikan tanah ), sebagai pelarut TSP/SP-36, mendukung menstabilkan pH, sesuaikan pergerakan dan penyaluran unsur hara didalam tanah, termasuk akan menciptakan lingkungan yang cocok bagi perkembangbiakan mikroorganisme berfungsi bagi tanaman terhadap tanah.


Kandungan unsur :

N 0,06%, P205 0,01%, K2O 0,11%, C Organik 4,35%, Zn 37,08 ppm, Cu 6,45ppm, Mn 2,38 ppm, Co 2,13ppm, Fe 0,43 ppm, S 0,1%, Ca 61,04 ppm, Mg 14,54 ppm, CI 0,26%, Na 0.13 ppm, B 42,49 ppm, SI 0,01%, AI 6,38 ppm, NaCI 0,98%, Se 0,11 ppm, Cr <0,05 ppm, Mo <0.02 ppm, V <0,04 ppm, SO4 0,31%, pH 7,9, Lemak 0.39%, Protein 0,38%, Asam Humat 0,01%.


Tidak mengandung :

- Logam beresiko ( Pb, Cd, Hg, As )
- Mikroba ( E,Coli, Salmonela ).


Kelebihan lain dari Pupuk Organik Cair (POC) NASA dan SUPERNASA

1. EKONOMIS
Artinya petani sangat diuntungkan secara ekonomi. Dari faktor budidaya mampu
dihemat, hasil panen ditingkatkan dan mutu panen ditingkatkan, supaya
harga panen lebih baik, lebih berkualitas dan lebih bermanfaat jikalau dikonsumsi
oleh orang yang mengonsumsi hasil pertanian. Ini maksudnya ekonomis. Jadi
kalau dianalisa, yang menyadari petani lebih diuntungkan daripada tidak menggunakan teknologi NASA.

2. PRAKTIS
Artinya teknologi yang disampaikan sangat praktis dan mudah, yaitu hanya
semprot dan siram. Itu teknologi yang sangat simple dan ringan dilakukan.
Petani yang simple sekalipun mampu melakukan, lebih-lebih petani yang luar biasa
pintar (mungkin terdidik dari faktor pertanian).

3. RAMAH LINGKUNGAN
Artinya teknologi yang dipakai NASA ini nyata-nyata organik dan tidak berikan
efek samping negatif, dari terasa lahan yang ditanami, tanaman yang ditanam,
petani yang menanam, hingga terhadap orang yang mengonsumsi hasil pertanian

tersebut. Karena 100 prosen organik .

Harga Pupuk Kandang Terbaru 2018

Saat ini pupuk kandang yang adalah hasil sampingan berasal dari kotoran hewan, adalah komoditi yang punyai nilai jual memadai tinggi. Kecuali kalau kita punyai hewan ternak tersebut, maka kotoran yang dihasilkan adalah punya kita sepenuhnya, namun kalau tidak punyai hewan ternak maka kita harus membeli berasal dari pihak lain. Berikut adalah sebagian harga pupuk kandang yang aku dapatkan berasal dari sebagian area di kira-kira tempat tinggal saya.

Saya punyai seorang teman yang mempunyai peternakan ayam petelur, untuk harga kotoran berasal dari ayam petelur tersebut dijual dengan harga Rp 9.000/karung, dengan catatan kotoran tersebut disita sendiri ke kandang dan dikemas sendiri oleh pembelinya. Untuk kondisi kotoran ayam ini, tetap dalam kondisi baru saja dikeluarkan oleh ayamnya.

Tetapi teman itu menyebutkan bahwa, kalau aku rela mampir sendiri ke kandang yang menghimpun sendiri kotoran ayam tersebut, maka teman aku menyebutkan bahwa aku bisa beroleh kotoran itu secara gratis.

Selain itu ada juga pabrik pengolahan kotoran kambing, dan produknya sudah siap pakai. Untuk harga kotoran kambing yang sudah digiling halus di pabrik pengolahan ini Rp 10.000/karung. Saya juga punyai tetangga yang mempunyai kandang kambing di rumahnya, harga kotoran kambing yang tetap fresh tersebut juga dihargai Rp 10.000/karung.

Tetapi kalau pupuk kandang yang sudah siap pakai, yang dijual di pasar bunga Kota Malang, maka harganya bisa meraih Rp 10.000/bungkus 1 Kg. Untuk pupuk ini umumnya sudah diberi batang pakis, dan juga kulit padi. Tetapi untuk pupuk kandang yang utuh tanpa di beri tambahan harganya Rp 15.000 – Rp 20.000/bungkus 1 Kg.

Tetapi tempo hari ada seorang peternak bebek mampir ke tempat tinggal aku untuk meminta batang pisang punya saya, sebagai pakan tambahan untuk bebek miliknya. Mungkin dia idamkan memberi tambahan timbal balik, atau sebagai ucapan terima kasih kepada aku sebab sudah memberi tambahan batang pisang kepadanya.

Peternak tersebut bersedia untuk memberi tambahan kotoran bebek dan kambing miliknya, asal aku rela mengambil sendiri ke kandang miliknya. Beliau menyebutkan bahwa aku bisa mengambil pupuk tersebut sebanyak yang aku butuhkan, dengan catatan yang sama, yakni asal aku rela mengambilnya sendiri.

Jika aku dulu kala tetap kuliah, menjajakan pupuk kandang berasal dari sapi perah maka harga yang di tawarkan untuk pupuk cairnya yakni Rp 20.000/kemasan 1 liter. Sedangkan untuk pupuk kandang yang sudah dikeringkan yakni Rp 20.000/kemasan 1 Kg.

Harga Pupuk Kandang
No
Jenis Pupuk Kandang
Kondisi
Harga
1
Kotoran ayam petelurdalam kondisi basahRp 9.000/ karung
2
Kotoran Kambing dari pabriksudah digiling/siap pakaiRp 10.000/ karung
3
Pupuk kandang
di Pasar Bunga Malang
sudah siap pakai (dengan campuran sekam + batang pakis)Rp 10.000/ 1 Kg
4
Pupuk kandang
di Pasar Bunga Malang
Sudah siap pakai (murni/ tidak ada campuran)Rp 15.000 – Rp 20.000/bungkus 1 Kg
5
Kotoran sapi perahKondisi cair siap pakaiRp 20.000/ kemasan 1 liter
6
Kotoran sapi perahKondisi sudah dikeringkan dan siap pakai20.000/ kemasan 1 Kg

Tujuan dan Manfaat Pembuatan Kompos


Manfaat pupuk kompos untuk tanaman adalah:
  1. Meningkatkan kesuburan tanah
  2. Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
  3. Meningkatkan kapasitas serap air tanah
  4. Meningkatkan kesibukan mikroba tanah
  5. Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
  6. Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
  7. Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
  8. Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di di dalam tanah
  9. Terdapat perbedaan yang mendasar pada tanah yang diberi perlakuan bersama dengan pupuk kompos bersama dengan diberi perlakuan tanpa kompos (pupuk anorganik). Tanah yang diberi pupuk anorganik secara tetap menerus akan mengalami penurunan kualitas unsur hara dan akan menaikkan kekerasan struktur tanah.

Pemberian pupuk anorganik wajib diselingi bersama dengan pemberian pupuk organik (kompos). Dengan demikianlah dikehendaki struktur tanah mampu diperbaiki dan sekaligus tidak mengurangi kesuburan tanah untuk jangka panjang
Kelebihan Mengolah Sampah Organik

Proses pengolahan sampah organic menjadi pupuk kompos amat berguna bagi lingkungan skala rumahtangga maupun komunal.

Berikut ini sebagian manfaat pembuatan kompos mengfungsikan sampah tempat tinggal tangga.
  1. Mampu menyediakan pupuk organik yang tidak mahal dan ramah lingkungan.
  2. mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di lebih kurang daerah tinggal.
  3. Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat.
  4. Menghemat ongkos pengangkutan sampah ke daerah pembuangan akhir (TPA).
  5. Mengurangi keperluan lahan daerah pembuangan sampah akhir (TPA).
  6. Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan dan problem berbentuk bau, selokan macet, banjir, tanah longsor, serta penyakit yang ditularkan oleh serangga dan binatang pengerat.

 Sangat banyak manfaat dari sampah, maka dari itu kita sadar untuk mengolah sampah agar lingkungan sekitar menjadi bersih dan segar!


Jenis jenis pupuk kompos dan kandungan di dalamnya

Jenis-jenis pupuk kompos

Pengelompokan jenis-jenis pupuk kompos sanggup diamati berasal dari tiga aspek. Pertama, diamati berasal dari sistem pembuatannya, yakni tersedia kompos aerob dan anaerob. Kedua, diamati berasal dari dekomposernya, tersedia kompos yang pakai mikroorganisme tersedia termasuk yang pakai kegiatan makroorganisme.  Ketiga, diamati berasal dari bentuknya tersedia yang berwujud padat dan tersedia terhitung yang cair. Berikut ini lebih dari satu semisal dari jenis-jenis pupuk kompos yang umum dipakai.


Pupuk kompos aerob

Pupuk kompos aerob di produksi melalui proses biokimia dan oksigen, bahan utama pembuatan pupuk kompos aerob adalah tanaman, kotoran hewan atau keduanya. Proses pembusukannya memakan waktu 40-50 hari, untuk lebih jelasnya baca cara proses pembuatan kompos dengan lama waktu dekomposisi tergantung dari jenis dekomposer dan bahanbaku pupuk


Pupuk bokashi

Pupuk bokashi merupakan keliru satu style pupuk kompos anaerob yang paling terkenal. Ciri khas pupuk bokashi terletak terhadap style inokulan yang digunakan sebagai starter-nya, yakni  efisien mikroorganisme (EM4) . Inokulan ini terdiri berasal dari campuran beragam macam mikroorganisme pilihan yang sanggup mendekomposisi bahan organik dengan cepat dan efektif. Untuk paham cara membuatnya, silakan baca artikel cara menyebabkan pupuk bokashi.


Vermikompos

Vermikompos merupakan keliru satu produk kompos yang gunakan makroorganisme sebagai pengurai. Makroorganisme yang digunakan adalah cacing tanah berasal dari style Lumbricus atau style lainnya. Vermikompos dibuat dengan cara mengimbuhkan bahan organik sebagai pakan kepada cacing tanah. Kotoran yang dihasilkan cacing tanah inilah yang dinamakan vermikompos. Jenis organisme lain yang sanggup digunakan untuk menyebabkan kompos adalah belatung (maggot black soldier fly).


Pupuk organik cair

Pupuk organik cair merupakan pupuk kompos yang dibuat dengan cara pengomposan basah. Prosesnya sanggup terjadi aerob ataupun anaerob. Pupuk organik cair dibuat dikarenakan lebih ringan diserap oleh tanaman. Dari sebagian praktek, pupuk organik cair lebih efisien diberikan terhadap daun dibanding terhadap akar (kecuali terhadap sistem hidroponik). Penyemprotan pupuk organik cair terhadap daun mesti gunakan persentase atau dosis yang tepat. Pemberian dosis yang berlebihan akan menyebabkan kelayuan daun dengan cepat. Untuk paham cara membuatnya silakan baca cara menyebabkan pupuk organik cair.


Karakteristik pupuk kompos

Selain sediakan nutrisi bagi tanaman, pupuk kompos bekerja dengan cara memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi tanah. Secara fisik, kompos menaikkan kapabilitas tanah untuk menaruh air sebagai cadangan di sementara kekeringan. Kompos terhitung menyebabkan tanah menjadi gembur dan cocok sebagai media tumbuh akar tanaman. Pada tanah style pasir sekalipun, material kompos berfaedah menjadi perekat supaya tanah menjadi lebih solid. Sedangkan terhadap tanah simak atau tanah lempung, kompos berfaedah menggemburkan tanah supaya tidak terlampau solid.

Secara kimiawi, pupuk kompos sanggup menaikkan kapasitas tukar kation dalam tanah. Karena makin banyak persentase organik dalam tanah, makin baik kapasitas tukar kationnya. Kapasitas tukar kation berfaedah membebaskan unsur-unsur perlu supaya sanggup diserap dengan ringan oleh tanaman.

Secara biologi, pupuk kompos adalah media yang baik bagi organisme tanah untuk berkembang biak. Baik itu berasal dari style mikroorganisme maupun satwa tanah lainnya. Aktivitas mikroorganisme dan satwa tanah akan memperkaya tanah dengan zat hara perlu bagi tanaman.

Pupuk kompos yang baik mempunyai ciri-ciri umum sebagai berikut: (1) Baunya sama dengan tanah, tidak berbau busuk, (2) Warna coklat kehitaman, berupa butiran gembur layaknya tanah, (3) Jika dimasukkan ke dalam air semuanya tenggelam, dan air tetap jernih tidak berubah warna, (4) Jika diaplikasikan terhadap tanah tidak menyebabkan tumbuhnya gulma.

a. Proses pembentukan kompos

Material organik style apapun secara alami akan mengalami pelapukan dan penguraian oleh ratusan style mikroorganisme (bakteri, jamur, ragi) dan satwa tanah lainnya. Proses penguraiannya terjadi dengan reaksi aerob dan anaerob silih berganti.

Pada sistem aerob, selama sistem pengomposan tidak timbul bau busuk dan akan membebaskan daya dalam bentuk panas. Kenaikan suhu akibat panas yang di lepaskan terlampau untung bagi lingkungan mikroba aerob. Namun seumpama panas melebihi 65oC kebanyakan mikroba akan mati dan sistem pengomposan terjadi lambat. Sehingga mesti penurunan suhu dengan cara diaduk atau dibalik.

Pada sistem anaerob reaksi terjadi secara bertahap. Tahap pertama, sebagian style bakteri fakultatif akan menguraikan bahan organik menjadi asam lemak. Kemudian diikuti step kedua, di mana grup mikroba lain akan merubah asam lemak menjadi amoniak, metan, karbondioksida dan hidrogen. Panas yang dihasilkan dalam sistem anaerobik lebih rendah dibanding aerobik.

Secara umum tahapan pengomposan dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama merupakan dekomposisi bahan organik yang ringan terurai, membuahkan panas yang tinggi dan terjadi singkat. Kemudian diikuti fase kedua yakni penguraian bahan organik yang sulit terurai. Kedua fase selanjutnya membuahkan kompos segar. Kemudian fase ketiga berupa pematangan kompos menjadi ikatan komplek lempung-humus yang hasilnya berupa kompos matang. Cirinya, tidak berbau, remah, warna kehitaman, mengandung hara dan mempunyai kapabilitas mengikat air.

b. Bahan baku pupuk kompos

Bahan baku kompos sanggup diambil alih berasal dari sisa-sisa tanaman dan atau kotoran hewan. Masing-masing bahan mempunyai persentase unsur-unsur yang berbeda. Unsur-unsur selanjutnya berfaedah sebagai zat hara yang diperlukan tanaman.

Sebelum menyebabkan pupuk kompos, sebaiknya kita paham tujuan pemupukan lebih-lebih dahulu. Kita mesti paham zat apa yang paling diperlukan oleh tanaman yang tengah kita rawat. Misalnya, tanaman yang baru tumbuh memerlukan unsur nitrogen (N) yang lebih, tetapi tanaman yang akan berbuah memerlukan unsur kalium (K) yang lebih.

Setelah kita paham tujuan pemupukannya, baru ditentukan pupuk kompos layaknya apa yang butuhkan. Pupuk kompos tidak layaknya pupuk kimia sintetis, di mana zat hara yang terdapat dalam pupuk sudah paham komposisinya. Pada pupuk kompos zat hara yang diperlukan tanaman tersedia dalam komposisi yang berbeda-beda. Komposisinya bergantung terhadap bahan baku yang digunakan.

Meskipun begitu, kita sanggup menyebabkan pupuk kompos dengan komposisi zat hara yang sesuai dengan kebutuhan. Kita sanggup membuatnya dengan jalankan pendekatan bahan baku. Setiap material organik mempunyai kekhasan persentase unsur-unsur. Misalnya, jerami, hijauan dan kotoran ayam mempunyai persentase N yang besar. Nah, bahan-bahan selanjutnya sanggup kita jadikan kompos yang kaya akan unsur N.




Cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga

Pengertian Pupuk Organik cair

Pupuk organik merupakan pupuk yang lebih dari satu besar atau semuanya terdiri atas bahan organik yang berasal berasal dari tanaman atau hewan yang udah melalui proses rekayasa, dapat berupa padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk mengkondisikan atau melakukan perbaikan cii-ciri fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik cair adalah larutan hasil yang berasal dari proses pembusukan bahan-bahan organik sisa tanaman dan kotoran hewan, bersama persentase unsur hara yang majemuk. Bahan-bahan untuk membuatnya inilah yang membedakan pupuk organik dan anorganik. Hasil uji komposisi persentase unsur hara pada pupuk anorganik umumnya lebih lengkap dan terukur dibandingkan dengan pupuk organik cair. Tetapi, walaupun persentase hara pada pupuk anorganik lebih lengkap dibanding pupuk organik, efek negatif pemanfaatan pupuk anorganik banyak sekali. Ini lebih dari satu yang aku kutip berasal dari wikipedia

Berikut cara singkat membuat Pupuk Organik cair dari Limbah Rumah tangga:
Bahan:
Sampah Organik sisa Rumah Tangga (sisa sayur, buah, daging dll.)
Tetes tebu/Gula
EM4
Air Bersih

Cara Membuat:

  1. Cincang sampah hijau seperti sisa sayuran, sayuran basi, dan sebagainya
  2. Siapkan tong plastik atau tong bekas wadah cat tembok ukuran 25 kilogram (kg), lengkap dengan tutupnya. Siapkan juga kantong plastik dan beri beberapa lubang sebesar 1 cm. Lubang ini untuk memperlancar sirkulasi air dalam tong.
  3. Siapkan tetes tebu atau gula yang sudah dilarutkan untuk mengaktifkan EM4
  4. Siapkan EM4 untuk mempermudah proses pelarutan. Untuk membuat EM4 sendiri dapat dilakukan dengan cara mencampur air sumber/air sumur dengan buah-buahan busuk atau tape, kemudian masukkan ke dalam botol air mineral, tambahkan 5 sendok makan gula pasir, kocok sampai hancur, buka tutupnya, biarkan selama 3 hari.
  5. Siapkan air sumber/air sumur. Untuk hasil maksimal jangan gunakan air hujan atau air PAM atau air irigasi karena dapat tercemar zat-zat kimia yang dapat menghambat pertumbuhan mikrobia.
  6. Campur cincangan sampah hijau, EM4, dan air gula atau tetes tebu ke dalam tong plastik. Sementara itu cincangan sampah hijau dimasukkan ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi. Setelah itu, masukkan kantong plastik ini ke dalam tong plastik dan tambahkan air tanah
  7. Ikat kantong plastik berisi sampah hijau itu dan tutup pula tong plastik itu dengan rapat selama tiga minggu (21 hari).
  8. Setelah tiga minggu, sampah dalam tong itu tidak berbau dan kelihatan menyusut. Angkat sampah itu hingga air tiris. Sampah dari dalam plastik menjadi pupuk padat, sedangkan air dalam tong menjadi pupuk cair.

Mudahkan. Selamat mencobanya di rumah.

Harga Pupuk Terbaru 2018


abangpertanian.blogspot.co.id - Harga pupuk sekarang ini semakin bervariasi dikarenakan bahannya pun terhitung semakin banyak jenisnya. Namun, tidak seluruh pupuk ini cocok untuk tipe tanaman khusus supaya Anda mesti sanggup memilih pupuk yang cocok untuk tipe tanaman Anda.

Untuk itulah, ada baiknya kecuali Anda mengenal bermacam tipe pupuk dan bagaimana manfaatnya. Jika idamkan membeli sanggup lihat harga pupuk khususnya dahulu. Berikut ini hargannya:

Jenis
Harga (Rp)
Pupuk Urea non subsidi
3900/ Kg
Pupuk Urea non subsidi white/ prill
3750/ Kg
Pupuk ZA non subsidi
2200/ Kg
Pupuk SP36 Non subsidi
3600/ Kg
Pupuk NPK 151515
3900/ Kg
Pupuk KCL
3900/ Kg
Pupuk ZK
6300/ Kg
Pupuk Kaptan( Kapur Pertanian)
100/ Kg
Pupuk NPK Kebomas 151515 Kemasan 50Kgs
5450/ Kg
Pupuk 121217.2 Kebomas Kemasan 50Kgs
5400/ Kg
Pupuk 15156.4 Kebomas Kemasan 50Lgs
5350/ Kg
Pupuk SP36 Kemasan 50Kgs
4850/ Kg
Pupuk Pertanian Kemasan 50Kgs
1150/ Kg
Pupuk ZA non subsidi
3450/ Kg
Pupuk KCL / MOP Rusia
5000/ Kg
Pupuk Rock Phospate Mesir
1050/ Kg
Dolomite Mesh 80-100
450/ Kg
Kiserite ex China
1300/ Kg
Borate B205 48%
10.100/ Kg
TSP ex china P205 46%
3650/ Kg
Pupuk Urea subsidi
1800/ Kg
Pupuk SP36 subsidi
2000/ Kg
Pupuk ZA subsidi
1400/ Kg
Pupuk NPK 151515 subsidi
2300/ Kg
Pupuk organik subsidi
500/ Kg
Itulah harga pupukterbaru di bulan januari sampai bulan juni 2017.


Jenis-jenis Pupuk


  • Pupuk alami

Pupuk ini kerap disebut sebagai pupuk organik yang mampu melakukan perbaikan susunan dan tesktur tanah, terhitung mampu memperbesar kapasitas didalam menghindar air dan menaikkan persediaan unsur hara mikro dan makro untuk tanaman. Berikut ini adalah lebih dari satu harga pupuk organic.


  • Pupuk kandang

Pupuk ini didapatkan dari kotoran hewan peliharaan, layaknya kambing, ayam, sapi, kerbai, babi, dan kuda. Setiap hewan tentu saja membuahkan kotoran dengan kadar yang tidak serupa agar hasil pupuknya pun terhitung dapat berbeda.


  • Pupuk hijau

Pupuk organik ini terbuat dari bagian dari tanaman atau tanaman itu sendiri yang tetap segar kemudian dibenamkan ke didalam tanah untuk mampu beri tambahan unsur hara dari tanah dan bahan-bahan organik lainnya, khususnya nitrogen. Mekanisme pupuk hijau ini adalah dengan mengikat N dari udara bebas yang kerap dilakukan oleh tanaman legumisum.


  • Pupuk kompos

Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari pelapukan beraneka bahan nabati, layaknya alang-alang atau rumput, daun-daunan, dedak, sampah, jerami dan kotoran gewan. Kandungan pupuk ini berbeda-beda, terkait dengan bahan yang digunakan, langkah pengomposan dan jug langkah menyimpannya. Akan tetapi, selamanya saja pupuk kompos ini mempunyai kadar organik yang tinggi.


  • Pupuk guano

Pada dasarnya, pupuk ini terbuat dari kotoran dari beraneka tipe burung laut dan kelelawar yang hidup di tempat pantai Peru. Namun, kala ini kotoran kelelawar yang tertimbun di didalam gua kelelawar terhitung disebut guano walaupun tidak berasal dari Peru.


  • Pupuk gambut

Pupuk ini memadai sukar untuk dijumpai, khususnya di tempat Jakarta.


  • Pupuk buatan atau anorganik

Berbagai tipe pupuk jadi variasi pupuk anorganik ini, baik warna, bentuk maupun langkah penggunaannya. Walaupun banyak jenisnya, tetapi cuma tersedia di tipe pupuk yang mempunyai kadar hara, yaitu puuk majemuk dan pupuk tunggal.


  • Pupuk tunggal

Beberapa tipe pupuk tunggal ini adalah pupuk kalium (K), pupuk nitrogen (N), dan pupuk fosfor (P). Pupuk N yang populer adalah urea dan ZA. Urea bersifat netral dan mudah larut di didalam air tetapi kudu lewat proses kimia khususnya dahulu agar mampu diserap oleh akar tanaman. Sedangkan, pupuk ZA kurang sesuai sebagai pupuk basic karena sifat asamnya dan mudah larut di didalam air. Pupuk P terhitung mempunyai beraneka jenis, layaknya ES, DS ataupun TSP. Sifat pupuk TS dan DS adalah netral dan memadai lama larut didalam air. Sedangkan untuk pupuk ES reaksinya memadai cepat dan mudah latur di didalam air.


  • Pupuk daun

Pupuk ini mampu dibikin dari beraneka macam pupuk buatan yang mampu diberikan lewat penyemprotan. Kandungan dari pupuk ini lebih lengkap, yaitu unsur hara, makro dan terhitung kadar mikro.


  • Pupuk majemuk

Pada umumnya, pupuk ini merupakan kombinasi dari unsur K, P dan N. Beberapa tipe pupuk yang dikenal adalah Diammofos, Leunafos, dan Ammofos.

Cara membuat kompos sederhana dengan EM4


Manfaat EM4
Apabila mikroorganisme EM4 berada di dalam tanah,maka mikroorganisme beruntung sejenis yang udah ada di dalam tanah berkembang bersama dengan baik.sedangkan mikroorganisme yang merugikan yang dapat menyebabkan penyakit dapat ditekan.
EM4 dapat memproses atau menguraikan bahan-bahan organik bersama dengan cepat secara fermentasi jadi kompos agar tidak menyebabkan bau bususk melainkan menyebabkan aroma yang segar.



Cara memperbanyak EM4
EM4 yang telah anda beli tidak segera di memberikan kepada bahan kompos, tapi anda mesti beri tambahan gula sebagai campuran. Gula ini berfungsi sebagai makanan mikroorganisme yang bakal melapukan bahan organik. Anda lumayan beri tambahan 20 ml larutan EM4 kemudian 10 gr gula pasir dan air bersih 1000 ml di dalam jerigen. Jerigen yang telah bersifat bahan di dalamnya perlu fermentasi selama 24 jam kocok jerigen sampai merata, kemudian larutan yang anda bikin tadi siap di aplikasikan kepada bahan. Sebenarnya anda dapat memasukan EM4 segera ke tong yang memuat bahan organik, tapi di sini banyak sedikitnya kuantitas mikroba atau mikroorganisme yang bakal mengurai bahan kompos benar-benar berpengaruh tarhadap sementara dan kualitas kompos yang anda buat. Secara segera anda telah menghemat EM4 anda dengan melaksanakan prbanyak mikroorganisme EM4.

Bahan Organik Tambahan
Adapun bahan tambahan di dalam pembuatan kompos bersama dengan teknologi EM4 adalah sebagai berikut:
  • Dedak Berfungsi untuk sumber makanan yang bergizi (vitamin) untuk “membangunkan” EM4 di dalam keadaan “tidur” non aktif di cairan biasa
  • Gula Pasir atau gula merah atau tetes tebu : berfungsi untuk memeperoleh daya bagi perkembangbiakan jumlah EM yang diaktifkan selama proses pembuatan kompos, proses fermentasi 3-4 hari
  • Sekam atau Arang, sekam serbuk geregaji lebih baik untuk meningkatkan mutu kompos yang dihasilkan dari faktor teksturnya


Jumlah bahan dan cara pembuatan kompos
bahan-bahan yang dibutuhkan:
1.    Limbah organik / sampah dipotong-potong bersama dengan ukuran 5-10 cm sebanyak 100 kg
2.    Dedak sebanyak 5 kg
3.    Sekam / Arang sekam/serbuk gergaji (kalau ada) sebanyak 10-20 kg
4.    Gula pasir (± 200 gram dilarutkan di dalam 1 liter air) atau (gula merah ± 25 gram dilarutkan di dalam 1 liter air) atau (cairan molase ±400 ml dilarutkan di dalam 1 liter air (40%) sebanyak 5 sendok makan)
5.    Cairan EM4 (biang) ,diambil sebanyak 5 sendok makan
6.    Air bersih secukupnya (kurang lebih 3 ember)

Cara pembuatan
  1. Campurkan dan aduk secara merata bahan-bahan sampah/limbah,dedak dan arang sekam
  2. Larutkan EM 4 dan gula atau tetes tebu ke di dalam ember yang udah dihidangkan dan aduk secara merata
  3. Siramkan larutan EM 4 sambil diaduk aduk sampai campuran bahan organik basah secara merata (bila adonan dikepal bersama dengan tangan,air tidak menetes dan apabila kepalan di lepaskan adonan dapat mekar / kadar air ± 30%)
  4. Adonan tadi kami gundukan di atas lantai (kering) kemudian tutup bersama dengan karung goni atau karung beras selama 3-5 hari
  5. Pada hari ke-2 dan ketiga kompos kebanyakan mengeluarkan panas yang memadai tinggi lagi,sehingga setiap harinya mesti dibolak balik dan.dibiarkan sampai 10 menit samapai panasnya berkurang,kemudian gundukan ditutup kembali sperti semula
  6. Pada hari ke-4 kompos udah matang, (fermentasi) ,sehingga panas tidak tinggi lagi. Pabila diakses muncul ditumbuhi jamur berwarna putih dan apabila dipegang jadi hangat. Kompos ini udah dapat digunakan tapi belum hancur agar wujud dan ukuran masih layaknya bahan baku. Untuk menjadikan kompos halus mesti menunngu selama 21 hari. Selama Proses penghancuran gundukan kompos diaduk tiap-tiap satu minggu sekali.
  7. Bila kompos yang sudah jadi sanggup kit simpan atatu dikemas,sebelum dimasukan ke di dalam kantung pelastik / karung,kompos tadi dikeringkan dulu atau dikeringkan lebih lebih dahulu (bukan di jemur).